Kamu Ikut Heran? Saya Apalagi

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:

Mungkin dugaanku tepat, atau bisa juga salah alamat. Bahwa ada sebagian sahabat setia channel ini yang belum sempat. Mempelajari tentang program dadakan yang sedang kuselenggarakan. Yaitu membantu tanpa perlu memberikan harta langsung pada Saudara kita yang butuh bantuan.

Khawatirnya karena nama sedikit sama, Teman-teman menganggap saya menulis “situs” jurnalismewarga.net, itu sama dengan “channel youtube” jurnalisme warga.

Benar, bahwa jurnalisme warga adalah nama yang tertera di media yang saya buat. Tapi “situs” yang saya maksud, tentu berbeda dengan “channel” youtube.

Situs itu secara sederhana adalah nama domain, yang didahului http atau www. Maka situs jurnalismewarga.net itu setara dengan youtube.com dalam hal hak pengelolaannya.

Saat seseorang membuat tulisan di jurnalismewarga.net, dengan terlebih dulu membuat akun. Itu sama halnya seseorang membuat konten di youtube.com dengan terlebih dahulu membuat channel.

Saya membuat “situs” jurnalismewarga.net maksudnya tak jauh beda dengan youtube. Yaitu sebagai media untuk menampung semua ekspresi warga. Bedanya kalau di situs jurnalismewarga.net lebih condong ke tulisan walau bisa juga menayangkan video, kalau youtube.com lebih condong ke video walau ada juga berupa tulisan melalui komunitasnya.

Saya dan para pemilik situs di Indonesia mempunyai tanggunggjawab masing-masing terkait isi kontennya. Dalam hal ini secara tidak langsung kepada negara. Dalam artian, negara bisa menutup sebuah situs jika melanggar hukum negara – – walau jarang terjadi.

Maka melalui situs jurnalismewarga.net, saya bisa mengajak semua warga untuk menulis apa pun di sini. Tentu hal yang baik dan bermanfaat, dan sepanjang sesuai dengan hukum atau UU media. Termasuk saya membuat program lomba menulis belakangan ini, yang tujuannya didedikasikan 81% untuk membantu korban bencana, sisa 19% untuk operasional situs.

Dan karena situs ini sudah 2 tahun lebih, maka program itu bisa dilaksanakan. Karena situs ini tiap bulan sudah menghasilkan pendapatan. Dan laporan selama kegiatan ini beberapa minggu ini sudah saya sampaikan.

Kegiatan pendapatan situs membantu korban bencana ini dimulai tanggal 12/12/2021 s/d 11/01/2022. Jadi tersisa waktu kurang lebih 11 hari lagi.

Maka kembali saya mengajak teman-teman berkontribusi dalam ajang ini. Sebelumnya sudah saya ilustrasikan, kalau kita tidak bisa menyumbang harta langsung. Maka melalui situs saya ini semua bisa berkontribusi beramal baik. Walau keliatan sederhana dan tidak berarti.

Karena apa? Situs ini menghasilkan pendapatan dari kunjungan dan interaksi di dalamnya, seperti membaca. Makin banyak orang membaca di situs ini makin banyak pendapatan. Otomatis sumbangan untuk korban bencana sebesar 81% nya akan makin besar.

Bagaimana cara supaya banyak yang membaca? Teman-teman bisa membagikan/menshare artikel-artikel di situs ini ke sanak saudara. Dan jika semua melakukannya, maka hal ini akan menghasilkan pendapatan signifikan.

Lebih jauh lagi, selain menshare: teman-teman pun bisa membuat tulisan sendiri di situs ini. Sesuai dengan bakat dan hobby nya masing-masing. Jadi amal kebaikannya bisa dinilai dari berbagai sisi: belajar, membaca, menulis/berbagi pengetahuan, hasilnya untuk memberi bantuan, dll.

Sedangkan di “channel youtube” jurnalismewarga, tentu saya harus mengikuti semua aturan yang dibuat youtube. Kalau ada yang tidak sesuai dengan ketentuannya, maka bisa saja channel saya tiba-tiba hilang termasuk konten di dalamnya.

Dan sampai saat ini channel itu belum bisa dimonetisasi, artinya belum ada pendapatan yang bisa masuk. Karena jumlah subscribernya belum sampai sesuai ketentuannya.

Otomatis “channel ” itu belum bisa saya pakai sebagai sarana untuk membuat program seperti di “situs” jurnalismewarga.net. Di channel itu, sampai saat ini, saya baru bisa berbagi cerita saja.

Jadi, teman-teman menonton di situ belum menghasilkan pendapatan apa-apa yang bisa disumbangkan. Kalau mau membantu program membantu korban bencana, dengan hanya menshare tulisan saja, share lah tulisan-tulisan yang ada di jurnalismewarga.net ini.

Jangan diartkan juga, saya melarang teman-teman menonton di channel itu. Justru diharapkan, apalagi kalau sampai subscribe dan rajin komentar dan like juga share. Sehingga “channel” itu pun kalau sudah menghasilkan pendapatan, bisa dibuat program seperti di “situs” jurnalismewarga.net ini.

Ingat, “situs” jurnalismewarga.net beda dengan “channel” youtubenya. Kenapa saya perlu jelaskan ini? Karena yang berkontribusi pada program tadi “hampir” dikatakan tak ada sama sekali, selain saya sebagai pemilik situs tentunya.

Saya heran, programnya saya kira baik, kok yang ikut serta tidak banyak peminatnya. Apakah belum mengerti, atau bagaimana? Saya pun tidak mengerti. Maka saya rasa perlu dijelaskan seperti ini.

Selamat Tahun Baru 2022. Selamat Jalan Tahun 2021. Semoga Tahun ini, akan lebih baik lagi. Ada sesuatu yang baru, semangt baru dan kebaikan baru.

(Visited 23 times, 1 visits today)
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.