Latar Belakang Pembuatan Situs

Ringkasan:

Ini adalah sebuah ide. Untuk menyatukan dunia. Melalui sebuah proses yang melibatkan kita. Dan kita bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari itu. Kalaupun kita tidak mengharapkan sisi finansialnya, ini adalah sebuah ibadah:

  1. Kita bersama mengembangkan situs ini, melalui kegiatan membaca dan menulis. Tanpa harus berhenti kerja atau aktifitas sehari-hari.
  2. Situs menghasilkan iklan: potensinya bisa mencapai kurang lebih 400 Milyar perbulan (dijelasakan di bawah)
  3. Penghasilan situs dibagi: a. Untuk operasional usaha situs, b. Mendirikan Yayasan Pendidikan anak Yatim dan tidak mampu, c. Dibagi untuk member, proporsional sesuai dengan kontribusinya terhadap situs, d. Untuk juara 1, 2, 3 member, sisanya untuk dana darurat (bencana alam, beasiswa di luar yayasan dll)
  4. Setiap siswa Yayasan dididik dengan misi untuk menyatukan dunia. Melalui akhlak yang baik, dengan menyadari toleransi dan keberagaman. Tiap siswa menjadi agen persatuan di setiap daerah. Menyebarkan Islam yang damai dan mempromosikan Pancasila ke seluruh dunia.
  5. Dunia bersatu untuk bersama mendayagunakan alam. Dalam keberagaman dan kesetaraan. Sebagai perwujudan dari rahmat bagi seluruh alam.

Penjelasan:

Sebelum meneruskan, saya harap saudara-saudara bisa membaca tulisan ini sampai akhir. Untuk bisa memahami dan menangkap ide utamanya.

Ini adalah misi yang dibawa Rasulullah, Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan berbagai keterangan, misi beliau diutus ke dunia adalah:

  1. Menyebarkan Persatuan
  2. Menyempurnakan Akhlak.
  3. Rahmatal untuk Seluruh Alam

Persatuan ternayata berasal dari kalimat Tauhid: Wahhada, Yuwahhidu, Tauhiidan. Satu, Mempersatukan, Persatuan. Jadi kalimat tauhid itu adalah kalimat persatuan. Apa yang dipersatukan? Perbedaan. Bukan menyamakan yang berbeda, tapi tiap-tiap yang berbeda itu, menjalankan bagiannya masing-masing. Seperti sel otak yang berbeda dengan kulit, otot, dan lainnya. Tapi sel yang berbeda itu karena bersatu sehingga membentuk manusia. Nah, manusia pun bersatu menjalankan misi. Sebagai Khalifatullah di muka bumi dan alam semesta. Untuk lebih lengkap, penjabaran dari persatuan ada pada keterangan di bawah tulisan ini.

Menyempernukan Akhlak. Innamaa buitstu liutammima maa karimal akhlaaq: sesungguhnya Nabi Muhammad diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak. Akhlak yang baik inilah yang jadi proses untuk mewujudkan misi Persatuan itu. Menjadi contoh dan teladan bagi umat manusia. Bukan hanya umat Islam.

Rahmat bagi seluruh alam. Wamaa arsalnaaka illaa rahmatal lil ‘aalamiin. Tidaklah Nabi Muhammad diutus, kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Tidak disebutkan hanya untuk Arab, atau Indonesia, tapi seluruh alam.

Jadi ujung dari misi itu adalah: menyebarkan persatuan, dilaksanakan melalui penyempurnaan akhlak, dan hasilnya adalah rahmat bagi seluruh alam.

Saat beliau masih ada, contoh-contoh pelaksanaan proses tadi sudah dilakukan. Dan pada hakikatnya, pelaksanaa rukun islam dari mulai syahadat, shalat, zakat, puasa dan ibadah haji. Kesemuanya adalah penampakan dari persatuan itu. Sehingga tidak heran Islam demikian cepatnya diterima di berbagai belahan dunia. Namun setelah beliau wafat, mulai saat itu perselisihan di antara umat Islam terjadi. Untuk sejarahnya silahkan pembaca telusuri sendiri. Sampai saat ini di jazirah Arab peperangan antar saudara masih terus berlangsung.

Ajaibnya, justru di Indonesia berkah persatuan itu terasa. Di tengah perbedaan yang begitu banyak. Islam yang mayoritas, tapi bisa berdampingan dengan agama dan kepercayaan lain. Bisa jadi, suatu saat nanti, Indonesialah yang akan mewujudkan misi Rasulullah itu. Mempersatukan dunia. Di sini saya mencoba menyampaikan ide, untuk menjalankan misi itu. Yang ringkasannya sudah disampaikan di awal tulisan, dan penjabarannya adalah sebagai berikut:

Poin A: Pendapatan

Tentunya kita sudah mengetahui. Bahwa internet bisa menghasilkan uang. Bahkan banyak dari kita, secara individu, kaya dengan internet itu. Karena kreatifitas, dan karyanya dinikmati oleh pengguna. Di sini saya akan mengajak saudara untuk menyadari kembali. Berdasar  pendapatan rata-rata hasil adsense google. 1 pageview atau 1 halaman yang dibuka di internet, google membagi hasil dari iklan pada situs itu kurang lebih Rp. 7,5

Itu artinya, saat sebuah website diakses pengunjung sebanyak 1000 halaman, maka situs itu mendapat Rp. 7.500. Kalau dikunjungi  1000.000 halaman berarti mendapat Rp. 7.500.000,-. Kalau dikunjungi 100.000.000 halaman maka akan mendapat kurang lebih 750.000.000. Dari adsense saja. Belum dari pengiklan langsung.

Di sinilah letak peluang kita. Apabila kita bersama, dan mempersatukan misi.

Sebagai informasi, sudah sekitar 8 bulan lalu. Tepatnya saat ulang tahun, saya membuat situs Jurnalismewarga.net ini . Disertai sebuah ide, yang baru saya sampaikan kali ini. Awal membuat situs idenya belum disampaikan, karena belum ada gambaran menyeluruh tentang apa yang sebaiknya dilakukan. Sekarang, setelah mempelajari langsung bagaimana perkembangan dan pendapatan sebuah situs, saya sampaikan ide besarnya:

Di situs ini setiap dari kita bisa mendaftar untuk menjadi anggota. Kita bisa menulis apa saja, sepanjang itu tidak melanggar kepatutan. Dan Negara mengaturnya dalam UU ITE. Kita bisa berbagi ilmu, menulis kegiatan sehari-hari, dan tentunya bisa membaca hasil karya anggota lain juga.

Berdasar data, Pengguna internet di Indonesia tahun 2019 menurut APJII per 14 April 2019 sudah mencapai 171,17 juta jiwa. Atau sekitar 64,8 persen dari total populasi sebanyak 264 juta jiwa penduduk Indonesia.

Katakanlah, jika setiap pengguna internet membuka 1 halaman saja situs Jurnalismewarga.net ini. Setiap hari misalnya. Maka kita bisa mendapatkan Rp. 1.282.500.000. Ingat, ini jika kita mengakses 1 halaman saja. Bayangkan kalau kita mengakses masing-masing 10 halaman, dalam 1 bulan. Maka kita akan mendapat kurang lebih 384 Milyar 750 Juta Rupiah (384.750.000.000). Itu yang didapatkan dari adsense google saja. Tentunya peluang besar akan didapatkan juga dari perusahaan yang mau beriklan langsung. Biasanya malah bernilai lebih besar dari adsense, untuk hitungan periklannya.

Tentunya info di atas adalah kondisi ideal yang diharapkan. Pada prakteknya untuk bisa memperkenalkan situs ini ke seluruh pengguna internet bukan perkara mudah. Sudah ada yang membaca pun bisa jadi tidak sepemahaman dengan idenya. Maka diharapkan pembaca bisa memahami secara menyeluruh. Sebagai bentuk dukungan, menshare tulisan ini ke yang lain, itu sudah sangat membantu.

Sekarang saya mau tanya, kita mengakses situs ini 1 halaman berapa biayanya? Mahal tidak? Semua tau, Itu murah sekali. Bahkan mungkin bisa mengabaikan biaya itu. Karena tiap bulan kita mengisi data HP untuk kebutuhan. Pekerjaan, mengakses medsos, main game dan sebagainya. Menyempatkan mengakses 1 halaman saja setiap hari rasanya tidaklah sulit. Itu sangat mudah sekali. Ini tergantung niat kita. Tentunya jika konten situs ini menarik, kita tak hanya membuka 1 halaman. Bisa 20 atau bahkan lebih. Tinggal kita menyadari, apa kepentingan dan cita-cita di balik uang yang didapatkan dari situs ini.

Poin pertama sudah disampaikan. Yaitu tentang mendapatkan uang. Mungkin pembaca masih bertanya. Dari mana pembaca bisa mendapatkan uang juga?

Dan Inilah jawabannya. Dari awal saya membuat situs ini memang untuk kebersamaan. Karena ada cita-cita besar di dalamnya. Sesuai tagline situsnya: Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Kita. Dan hakikat itu semua adalah untuk Allah. Pendapatan dari semua itu terbagi:

  1. Untuk Operasional perusahaan
  2. Untuk Membuat Yayasan Pendidikan Gratis (Yatim dan Tidak Mampu)
  3. Untuk Hadiah Member: Proporsional sesuai dengan kontribusi member terhadap situs. Melalui menulis dan membaca.
  4. Untuk Hadiah: Pemenang 1, 2 dan 3 Tiap Bulan, sisanya untuk dana darurat.

Dan saya akan membuat laporan pendapatan dan pembagiannya situs ini tiap bulan. Diupload di halaman situs yang khusus buat itu. Pembagian untuk keempat hal di atas bisa dibaca di akhir tulisan ini:

Poin B: Ibadah

Di atas sudah di jelaskan. Di nomor 2: peruntukkan pendapatan situs ini adalah untuk Mendirikan dan mendanai yayasan pendidikan gratis. Yang khusus untuk yatim piatu dan orang tidak mampu. Berbentuk pesantren dan sekolah dalam satu wadah (boarding school), yang misinya adalah: Mencintai Islam dan Mencintai Pancasila, Untuk Persatuan dan Perdamaian Dunia. Dengan menghormati sesama yang berbeda. Berbeda suku, berbeda agama, berbeda ras, berbeda golongan, berbeda pilihan.

Apa bedanya dengan pendidikan gratis dari Pemerintah? Di sekolah, dana BOS biasanya diperuntukan untuk kebutuhan di sekolah itu saja. Keseharian tentu tidak termasuk di dalamnya. Di yayasan ini, karena berjenis boarding school: semua biaya sekolah termasuk kehidupan sehari-hari (sandang, pangan, papan) ditanggung dari dana ini. Tentu pada pelaksanaannya nanti bekerjasama dengan dinas Pendidikan setempat.

Berarti sudah jelas, dengan kita bersama-sama mengembangkan situs ini. Maka secara tidak langsung kita sudah beribadah. Dengan memperhatikan anak yatim dan tidak mampu. Salah satu yang diamanatkan Rasulullah kepada umatnya. Dan jika diperhatikan, sebenarnya semua proses pelaksanaan ide besar di atas adalah ibadah. Penjelasannya ada poin selanjutnya:

Poin C: Belajar

Saudara semua tentu masih ingat. Ayat pertama Al-Quran yang diturunkan bunyinya adalah Iqra’. Bukan diminta Syahadat, Bukan Shalat, Bukan Zakat, Bukan Puasa, Bukan Haji, dan bukan ibadah-ibadah yang lainnya. Tapi membaca, dan hakikatnya adalah belajar. Karena semua proses ibadah itu akan bernilai jika disertai dengan ilmu. Dan ini tentu ada hubungannya dengan Poin Ke-1 untuk mendirikan Yayasan Pendidikan ini.

Untuk pembaca sendiri, nilai belajarnya ada pada: Membaca di situs ini. Maka isi situs ini pun diarahkan untuk diisi dengan keilmuan. Hal-hal yang bermanfaat. Maka untuk itu saya awali dengan mengupload Buku Sekolah Elektronik: Berisi Buku-buku sekolah yang diterbitkan Kemdikbud di semua jenjang. Dan semua itu gratis dibaca oleh siapa saja. Dan di mana saja.

Saudara-saudara bayangkan. Jika ini diterapkan pada siswa-siswa di sekolah. Mereka bukan hanya bisa belajar gratis. Tapi mereka pun bisa mendapatkan uang dari itu. Hal ini untuk meminimalisir kesenjangan social dalam media pembelajaran semacam bimbel yang berbiaya mahal. Di mana kebanyakan yang bisa mengaksesnya hanya yang beruang saja. Sedangkan mayoritas masyarakat tidak bisa menjangkaunya. Di situs ini, mereka yang tidak mampu bisa belajar gratis, sekaligus berkesempatan mendapatkan penghasilan.

Poin D: Berbagi Ilmu

Situs ini tidak akan menarik pembaca, jika isinya itu-itu saja. Dengan kita bersama mengisinya, dari berbagai latar belakang, tentu kontennya akan lebih berwarna. Bagi para Guru, bisa menulis tentang soal dan jawaban dari berbagai ujian: UTS, UAS, UN dan sebagainya. Berbentuk soal online. Yang bisa dijawab oleh murid-murid, dan nilai dari jawabannya bisa keluar langsung saat selesai mengerjakan soal tersebut. Soal-soal ini bisa diselesaikan bukan hanya oleh murid-murid di sekolahnya. Juga siapa saja yang mau belajar di sini. Tidak hanya bermanfaat, juga berkesempatan mendapat penghasilan tambahan.

Dan bagi member yang bukan guru, tentunya bisa menulis hal-hal yang bermanfaat buat member lain. Sesederhana diary saja, atau yang kita alami sehari-hari. Itu akan sangat bermanfaat jika berisi pengalaman yang bisa dipelajari member lain. Mungkin pembaca masih ingat sebuah ilustrasi: Kita tidak perlu mengikuti kehidupan sebuah bintang dari mulai lahir, masa berkembang dan pada saat meledak menjadi supernova. Yang umurnya milyaran tahun. Tapi cukup kita mengarahkan teleskop ke langit, di sana ada bintang dari berbagai umur yang bisa kita pelajari. Ini artinya: Kita tidak perlu mengalami semua kerumitan dan permasalah di dunia untuk mempelajarinya. Tapi kita cukup belajar dari yang pernah mengalaminya saja.

Dan mungkin pembaca ingat salah satu manfaat dari berbagi ilmu ini. Salah satu hadits menerangkan: ada 3 hal yang akan kita bawa sampai alam kubur: Amal jariyah, Anak soleh yang mendoakan, dan Ilmu yang bermanfaat. Nah untuk poin ilmu bermanfaat ini bisa kita terapkan melalui situs ini. Saat kita sudah meninggal nanti. Di saat lain situs ini masih terus berkembang, dan ilmu kita tersebar di situs ini. Dipelajari dan bermanfaat buat yang masih hidup. Tentunya ini bisa jadi harapan bagi kita di alam kemudian.

Poin E: Pendidikan Maju

Akumulasi dari Poin A-D di atas adalah pendidikan kita akan lebih maju. Beriring dan bersinergi dengan pemerintah di Kementrian Pendidikan dan Kementrian Agama. Saat pendidikan kita maju. Maka itu akan menjadi modal yang sangat kuat untuk kemajuan Negara kita di masa yang akan datang.

Saat pendapatan dari situs ini berhasil mendirikan yayasan pendidikan yang jadi rujukan. Di mana di sana ditanamkan rasa persatuan, sebagai makna dari Tauhid. Ditanamkan rasa persaudaraan. Ditanamkan toleransi yang tinggi. Maka jika dananya terus terkumpul, seiring dengan perkembangan situs ini. Maka sekolah sejenis bisa menyusul didirikan di tiap daerah. Bahkan di tiap Negara. Yang akan menjadi motor penggerak dari nilai persatuan dan kebersamaan itu.

Poin F: Bersatu

Untuk penjelasan poin ini saya akan membuat ilustrasi:

Ilmu atom sederhana: Hidrogen terdiri dari 1 proton, 1 elektron, 1 neutron. Tak ada wujud dunia, jika proton yang ditemani neutron tidak dikelilingi elektronnya. Karena pada dasarnya, wujud yang kita lihat saat ini terdiri dari susunan atom itu. Proton melambangkan positif. Elektron melambangkan negatif. Jika digambarkan pada kehidupan kita, maka benar dan salah itu memang mesti ada. Sepertinya, dan memang demikian realitanya.

Atom hidrogen itu, sebanyak apa pun jumlahnya, saat bersatu dia tetap hanya disebut molekul hidrogen. Tapi saat dia bergabung dengan atom unsur lain, dengan bilangan atom yang berbeda. Maka dia akan jadi senyawa. Di tingkat lebih tinggi membentuk protein. Dalam komposisi tertentu terbentuk DNA. Blue print kehidupan. Sesuatu yang kasat mata. Dengan kerjasama, system dan program di dalamnya. Dibantu organel sel lainnya maka bisa membentuk jaringan antar sel. Sel dengan fungsi berbeda membentuk organ. Organ membentuk system organ. Dan jadilah kita, manusia yang sempurna.

Dan itulah misi kita. Dari hal kecil ini, minimal membuka 1 halaman Jurnalismewarga.net. Tiap hari. Maka kita bisa membangun peradaban. Kita perlihatkan Islam yang damai, Gaungkan Pancasila, Majukan Indonesia. Saat pengaruh kita sedemikian besarnya. Maka bukan hal yang mustahil kita bisa menguasai dunia. Mengubah yang mulai banyak titik permusuhan. Menjadi damai, sebagai salah satu dari Makna Islam itu sendiri.

Kita tanamkan pada setiap jiwa. Perbedaan itu adalah keniscayaan. Itu adalah realita, dan memang Allah menciptakan itu semua. Tidak akan berwujud manusia kalau kita hanya terbuat dari hydrogen saja. Kalau sel itu hanya membentuk jaringan kulit saja. Kalau hanya membentuk organ hati saja. Kalau hanya ada system organ pernafasan saja. Semua itu harus bekerjasama membentuk kesempurnaan tubuh kita.

Realitanya, di dunia bukan hanya ada 1 agama saja, bukan hanya satu suku saja, bukan hanya satu ras saja, bukan hanya satu Negara saja. Semua mendiami bumi yang sama. Yang harus dibangun secara bersama pula. Tentunya setelah Islam maju, bisa menjalankan fungsinya sebagai Rahmatal Lil ‘Alamin. Artinya bukan hanya bisa dinikmati oleh kita, juga seisi dunia ini. Itu semua bisa diawali oleh umat muslim di Negara kita.

Dan itu bisa dilakukan tanpa mengeluarkan banyak biaya. Syaratnya hanya harus bersama-sama.

Bisa saja setiap orang membuat situs seperti ini. Dan tiap situs mendapatkan iklan untuk pemiliknya sendiri. Tapi saat anda membuat situs sendiri, membuat konten sendiri, konten harus semenarik mungkin supaya visitor betah, membaca sendiri, beriklan supaya banyak pengunjung, Hasilnya tentu tidak maksimal.

Di situs jurnalismewarga.net ini, kita membuat misi bersama, membaca dan menulis bersama, konten pun tidak harus berbahasa ilmiah yang memusingkan, yang penting isinya bermanfaat. Kemudian kita mengembangkan bersama, hasilnya untuk bersama. Maka, suatu saat ini akan menjadi misi seluruh Indonesia. Bahkan dunia.

Persatuan dan Perdamaian Dunia

Semua poin ini Insya Allah akan dicapai setelah semua proses di atas dijalankan. Penjabarannya mungkin pembaca bisa memahaminya sendiri. Saya jelaskan di awal sebagai pembuka saja. Sebagai pengantar untuk niat baik kita. Untuk sebuah cita-cita. Dari sesuatu yang kasat mata, menjadi segala rupa. Jasmani-Ruhani. Lahir dan Bathin.

Semua uraian di atas adalah ide yang ada di kepala saya aja. Kemudian saya mencoba menjalaninya. Tahap awal sudah dimulai dengan jadinya situs ini. Dan sudah berbagai macam ujicoba di tahap awalnya. Apakah ide besarnya bisa terwujud atau tidak? Saya tidak tahu pasti. Yang saya sadar, itu tidak mungkin bisa saya jalani sendiri. Tapi ini ada di tangan kita semua. Yang peduli dan setuju dengan uraian tadi. Dan tentunya, itu semua terjadi atas kehendak Allah semata.

Rincian Pembagian Pendapatan Situs:

Point 1: 19% untuk mendanai perusahaan (operasional usaha situs, pajak, termasuk pengembangan usaha. Agar lebih berdaya guna. Dan bermanfaat bagi semua)

Point 2: 38% disisihkan untuk mendirikan dan mendanai yayasan pendidikan gratis. Yang khusus untuk yatim piatu dan orang tidak mampu. Berbentuk pesantren dan sekolah dalam satu wadah (boarding school), yang misinya adalah: Mencintai Islam dan Mencintai Pancasila, berbuat untuk mengubah dunia kea rah yang lebih baik.

Point 3: 38% untuk member. Setiap member akan mendapatkan bagian proporsional sesuai dengan prosentase kontribusinya terhadap situs. Kontribusi ditentukan dari Total Poin yang diraih. Total poin didapat dari aktifitas menulis dan membaca dalam 1 bulan:

  1. Berapa pengunjung yang membaca artikel kita?. Misalnya kita membuat 1 artikel, artikel ini dibaca oleh 10 pengunjung, maka nilainya berarti 10 poin. Jika membuat lagi artikel, kemudian artikel kedua ini dibaca 30 pengunjung. Maka total poin menulisnya adalah 10+30 = 40
  2. Berapa banyak halaman yang kita baca di situs ini?. Setiap hari misalnya rata-rata kita membaca 10 halaman di situs ini. Berarti total poin membaca selama sebulan 30×10 = 300 poin. Dari mana tahunya kita sudah membaca berapa halaman? dari akun yang login. Jadi pada saat member login di web, maka situs akan menandainya.
  3. Jumlah total poin dari menulis dan membaca di atas adalah: 40 + 300 = 340
  4. Setelah tiap member dihitung total poinnya, maka semua dijumlah untuk mendapatkan nilai pembaginya. Misalnya di sini total poin seluruh member adalah 10.000, maka prosentase member di atas adalah (340/10.000) × 38% pendapatan

Penjelasannya: Misal nilai uang dari 38% itu adalah Rp. 20 juta. Maka contoh member di atas mendapatkan : (340/10.000) × 20.000.000 = 680.000. Member akan mendapatkan hadiahnya jika nominal hadiah yang diperoleh sudah mencapai Rp. 100.000,- atau lebih. Pada contoh kasus di atas, member tersebut sudah bisa mendapatkan hadihnya karena sudah melebihi persyaratan. Jika pada bulan pertama masih belum mencapai Rp. 100.000,- maka hadiah tersebut tidak akan hangus. Tetapi akan diakumulasikan ke bulan berikutnya sampai nilainya memenuhi.

Bagaimana jika ingin hadiah lebih besar? maka jawabannya ada poin 4 berikut ini:

Point 4: Sisa 5% (100% – 19% – 38% – 38% = 5%)  

Untuk Tambahan Hadiah Pemenang 1, 2 dan 3 Tiap Bulan, sisanya untuk dana darurat. Sehingga Juara 1-3 ini mendapat hadiah dari Poin 3 dan 4.

Penjelasan:

Jika 5% dari pendapatan itu masih di bawah 9juta, maka rumusnya:

  • Juara 1, (4/9) × 5% pendapatan
  • Juara 2, (3/9) × 5% pendapatan
  • Juara 3, (2/9) × 5% pendapatan

Jika 5% dari pendapatan itu di atas 9 juta, maka kelebihannya disiapkan untuk dana darurat

Misalnya: Jika suatu saat situs sudah besar, dan pendapatan pun sudah besar. Katakanlah misalnya 5% itu 100 juta. Maka 9 juta diambil untuk hadiah tambahan juara 1, 2 dan 3. Sehingga

  • juara 1 mendapat 4 juta.
  • Juara 2 mendapat 3 juta.
  • juara 3 mendapat 2 juta.

Sisanya sebesar  91 juta akan disediakan untuk dana darurat. Misalnya ada bencana alam. Atau beasiswa tambahan bagi siswa tidak mampu yang sekolah di luar yayasan.

Di bawah ini adalah ilustrasi lebih jelas penentuan juara 1, 2 dan 3:

Member A : membaca 20 halaman. Artikel yang dia buat – 50x dibaca. Total = 70 poin, juara 1

Member B : membaca 15 halaman. Artikel yang dia buat – 20x dibaca. Total = 35 poin, juara 3

Member C : membaca 25 halaman. Artikel yang dia buat – 30x dibaca. Total = 55 poin, juara 2

Member D : membaca 30 halaman. Artikel yang dia buat – 0               total 30 poin,   juara 4

Member E : membaca 16 halaman. Artikel yang dia buat – 0                total 16 poin,  juara 5

Pertanyaan lanjutan:

Kenapa pembagian itu prosentasenya kelipatan 19? Saya terinspirasi dari Keajaiban Angka 19 Dalam Al-Qur’ran, penjelasannya bisa diikuti di tautan ini

Keterangan tambahan:

  1.  Perhitungan di atas berlaku dalam periode1 bulan kalender berjalan. Mulai dari 02-02-2020
  2. Hasil perhitungan bulan Februari pemberian hadiah bulan Maret. Karena biasanya adsense diterima prosesnya memakan waktu kurang lebih 1 bulan. Dan begitu seterusnya
  3. Perhitungan di atas berlaku jika nilai pendapatan situs sudah memenuhi. Jika kunjungan masih sedikit, maka akan diakumulasi sampai nilainya sudah memungkinkan untuk dibagi
  4. Berlaku bagi member yang menulis di situs minimal 7x dalam sebulan. Tidak belaku bagi yang hanya membaca saja.
  5. Jika ada yang mau menjadi menjadi member situs, silahkan klik tautan ini, dan jika belum tahu cara menulis di sini silahkan klik tautan ini
  6. Jika ada yang mau menyampaikan ide tambahan untuk menyempurnakan ide di atas. Silahkan hubungi saya melalui chat WA terlebih dahulu, Asep Ma’mun Muhaemin: 0813-1199-7715
(Visited 197 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •