Jam Tua Yang Memberi Makna

milenial wajib baca!!

Mungkin ini sepenggal cerita pendek yang sederhana namun syarat akan makna..

Beginilah kisahnya,

Ada seorang ayah, ia berniat memberi sebuah pelajaran yang sangat berharga kepada anaknya.

Suatu hari, si Ayah memanggil anaknya lalu berkata:

“Nak arloji milikku ini adalah warisan dari kakek buyutmu, usianya lebih dari 200 tahun”. “Sebelum Ayah wariskan kepadamu, Ayah mau kamu bawa Arloji tua ini ke toko jam seberang jalan itu.
Katakan kepada pemilik toko bahwa kamu mau menjualnya,
Lalu tanya berapa harganya”

Si anak pergi dan tidak lama kemudian kembali, lalu berkata :
“Pemilik toko jam itu bilang bahwa harganya cuma 5 dollar, karena ini adalah Arloji tua”

Lalu si anak tersebut kembali pulang dan melaporkan atas hal yang terjadi di toko tadi.

Kemudian si Ayah berkata :
“Sekarang coba kamu bawa Arloji ini ke toko barang-barang antik dan tanyakan harganya”

Si anak pun pergi lagi, lalu kembali dan berkata :
“Pemilik toko bilang, harga arloji ini mencapai 5000 dollar”

Sang Ayah berkata :
“Sekarang coba bawa ke museum dan katakan ke mereka bahwa kamu menjual Arloji tua ini”

Si anak pun pergi sambil kebingungan dengan tujuan ayahnya tersebut.

Sepulang dari toko lalu kembali dan berkata :
“Mereka mendatangkan pakar Arloji untuk memperkirakan harganya, lalu mereka menawarkan 1 juta dollar untuk Arloji ini !!” Si Ayah berkata :
“Nak, aku sedang mengajarkanmu bahwa kamu hanya akan dihargai dengan benar ketika kamu berada di lingkungan yang tepat.

Oleh karena itu, jangan pernah kamu tinggal di tempat yang salah lalu marah karena tidak ada yang menghargaimu”

Karena mereka yang mengetahui nilai kamu akan selalu menghargaimu.

Maka jangan pernah bergaul ditempat yang tidak layak untukmu.

Ketahui nilai Anda. 🙂

(Visited 173 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

One thought on “Jam Tua Yang Memberi Makna

  • Admin
    29/01/2020 pada 00:27
    Permalink

    Geuning tos nyerat mah sae nya, nginspirasi. Berarti kedah nyerat teras 🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Admin Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *