Dalam Pemahaman

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:

Membaca, adalah jendela untuk timbulnya oemahaman. Pemahaman akan fungsi segala sesuatu dalam kehidupan.

Membaca, bisa melalui buku formal. Atau tak kurang alam demikian luas untuk diperhatikan. Bahkan yang paling dekat, diri kita sendiri adalah perpustakaan yang demikian lengkap untuk menguak segala hakikat.

Membaca pun, bisa melalui mata, bahkan tangan, telinga, hidung, kulit atau bagian tersembunyi dari kita: hati. Yang para sufistik mengistilahkannya basyirah. Yang dengannya bahkan kita bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat oleh mata lahir.

Pertanyaannya: bagaimana kita bisa memahami segala sesuatu kalau belajar pun tidak. Atau membaca pun malas. Atau memperhatikan gejala proses kehidupan pun segan?. Padahal itu semua adalah proses untuk timbulnya pemahaman itu.

Seseorang itu, siapa pun, tentu menginginkan hidupnya berjalan dengan penuh kebahagiaan. Mari kita tanya, pada diri sendiri jika mampu, atau guru/mursyid yang kita yakini mampu memberikan jawaban: bagimana agar rasa bahagia itu senantiasa ada dalam hati kita.

Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *