Hak Bertanya Pada Calon Pemimpin Masa Depan

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:

Daftar Isi

Mau melihat videonya, atau teksnya?

Video:

Teks:

Aku ingin mengajukan pertanyaan padamu, para satrio yang gagah berani, rela berkorban dan pembela kebenaran.

Yang semuanya ingin jadi pemimpin, dengan gelar SP/BA/RA atau bahkan Imam Mahdi?. Dan meurutmu, memang pantas menjadi sosoknya, atau sudah sekuat tenaga memantaskan diri untuk itu

Ini adalah hakku, sebagai khalayak yang ingin kalian ajak berjuang. Itu pun jika benar, kamu, salah satu yang aku maksud, adalah orang yang tepat untuk memberikan jawaban.

Apa konsep yang kalian bawa? Apa yang kalian tuju? Dengan apa mencapai tujuan itu? Untuk siapa tujuan itu? Untuk Tuhanmu, atau nafsumu saja?

Bisakah konsep itu diterima oleh semua orang? Bahkan oleh orang yang memusuhimu, yang dalam hati mereka membenarkanmu, tapi karena ketidaksudiannya mengakui kebenaran orang lain, maka ia ajak pengikutnya untuk menentangmu?

Jika memang ia, kamu punya sesuatu yang ingin diperjuangkan?. Lantas kenapa sampai saat ini kalian tidak juga ungkapkan?

Kamu tidak mau mengungkapkan, apakah karena tidak berani? Kamu anggap belum saatnya?. Atau bahkan sebenarnya memang kamu tidak punya konsep?

Jika memang benar kamu tidak punya konsep? Lantas apa yang bisa kami nilai darimu? Apakah sekedar kamu tunjukkan bukti2, ciri2mu yang sesuai dengan ramalan leluhur?

Betul begitu? Betul hanya ciri2mu itu saja yang diandalkan? Jangan terlalu sederhana seperti itu kawan, sebab: ada banyak sekali orang2 yang punya ciri yang sama, bahkan mungkin melebihi dari apa yg kamu punya.

Untuk itu, kami tidak ingin diiming-imingi sesuatu yang bahkan kamu tidak mengerti. Sesuatu yang kamu tuju, padahal itu sesuatu yang akan menghancurkanmu.

Iya, tentu akan sangat menghancurkanmu. Jika tujuanmu untuk kepuasan nafsumu saja, dan tidak mengindahkan pembelajaran dari Tuhan untuk apa kamu diciptakan?

Yang bahkan semua yang ada, yang kamu lihat, bahkan yg tidak kamu sadari, itu adalah milikNYA. Lantas kenapa kamu tujukan semua keinginanmu untuk nafsumu saja? Bukan untuk Tuhanmu?

Memangnya kamu mau menyaingi Tuhan? Jadi, mau kamu sebenarnya apa?

Hehe, jangan tegang saudaraku, mari kita duduk bareng, mungkin hanya dengan itu kita bisa tertawa bareng.

Atau tertawa bareng pun kamu nggak mau? Mau tertawa sendiri aja, nonton TV, standup comedy.

Jangan begitu juga kawan, nanti ada orang yang tidak tahu kamu sedang nonton, terus tahunya kamu tertawa sendiri, lama2 menganggap kamu seperti..

Sudah, jangan dilanjutkan imajinasinya, aku hanya becanda aja kok..

Salam damai dan bahagia selalu ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š

Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *