Hargai Dirimu, Jangan Dewakan Sesamamu

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Aneh sekali

Banyak orang begitu mengagungkan seseorang. Yang jadi idolanya. Berupa seorang pemimpin, artis, tokoh masyarakat, atau public figure lainnya.

Sampai-sampai rela mereka saling musuh-musuhan. Mengorbankan ego dirinya. Demi orang yang dikaguminya.

Terutama saat pemilu berlangsung. Apalagi jika yang dipilih hanya ada 2 alternatif. Bahkan rasa permusuhan itu masih dirasakan. Setelah pemilu itu usai

Tak percaya? Silahkan baca media online. Media yang menempati alexa ranking tertinggi. Artinya media yang paling banyak dibaca. Yang paling banyak dikomentari. Yang berisi berita dari tokoh pemilu itu. Pendukung yang kalah akan menghujat pemimpin pemenang. Jika ia dianggap berbuat salah, bahkan berbuat baik pun tak diakuinya. Para pembela pun akan melakukan hal yang sama.

Sebenarnya apa yang diharap dari para pendukung yang hyper itu?. Sampai mereka menghinakan diri sendiri membela junjungannya? Yang mereka bela itu sesama manusia. Terdiri dari darah yang sama merahnya. Tulang yang sama putihnya. Susunan DNA yang sama jumlahnya. Dengan dirinya.

Kenapa mereka tidak berusaha untuk lebih memuliakan dirinya? Dengan manfaat kehidupannya, dengan kebaikan akhlaknya? Tapi justru merendahkan diri untuk memuliakan sesama makhluk ciptaanNYA. Malah lupa untuk megagungkan Pencipta dari itu semua.

Ataukah benar itu karena bayaran sebagai buzzer semata? Atau kurangnya pengetahuan saja? Atau tak sadar itu sebagai salah satu bentuk syirik? Yang sama halnya dengan mendewakan uang, mendewakan kedudukan, mendewakan kesenangan?

(Visited 25 times, 1 visits today)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *