Menerapkan Perilaku Mulia

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Setelah mempelajari keimanan kepada Allah Swt. melalui sifat-sifatnya dalam al-Asmā’u al-Ĥusnā, sebagai orang yang beriman, kita wajib merealisaikannya agar memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

Perilaku yang mencerminkan sikap memahami al-Asmā’u al-Ĥusnā, tergambar dalam aktivitas- aktivitas berikut.

  1. Menjadi orang yang dermawan Sifat dermawan adalah sifat Allah Swt. al-Karim (Maha Pemurah), sehingga sebagai wujud keimanan tersebut, kita harus menjadi orang yang pandai membagi kebahagiaan kepada orang lain baik dalam bentuk harta atau bukan. Wujud kedermawanan tersebut, misalnya seperti berikut.
    • Selalu menyisihkan uang jajan untuk kotak amal setiap hari Jum’at yang diedarkan oleh petugas Rohis.
    • Membantu teman yang sedang dalam kesulitan.
    • Menjamu tamu yang datang ke rumah sesuai dengan kemampuan.
  2. Menjadi orang yang jujur dan dapat memberikan rasa aman Wujud dari meneladani sifat Allah Swt al-Mu’min adalah seperti berikut.
    • Menolong teman/orang lain yang sedang dalam bahaya atau ketakutan.
    • Menyingkirkan duri, paku, atau benda lain yang ada di jalan yang dapat membahayakan pengguna jalan.
    • Membantu orang tua atau anak-anak yang akan menyeberangi jalan raya.
  3. Senantiasa bertawakkal kepada Allah Swt. Wujud dari meneladani sifat Allah Swt. al-Wakil dapat berupa hal-hal berikut.
    • Menjadi pribadi yang mandiri, melakukan pekerjaan tanpa harus merepotkan orang lain.
    • Bekerja/belajar dengan sunguh-sungguh karena Allah Swt. tidak akan mengubah nasib seseorang apabila orang tersebut tidak mau berusaha.
  4. Menjadi pribadi yang kuat dan teguh pendirian Perwujudan meneladani dari sifat Allah Swt. al-Matin dapat berupa hal-hal berikut.
    • Tidak mudah terpengaruh oleh rayuan atau ajakan orang lain untuk melakukan perbuatan tercela.
    • Kuat dan sabar dalam menghadapi setiap ujian dan cobaan yang dihadapi.
  5. Berkarakter pemimpin Pewujudan meneladani sifat Allah Swt. al-Jāmi’, di antaranya seperti berikut.
    • Mempersatukan orang-orang yang sedang berselisih.
    • Rajin melaksanakan śalat berjama’ah.
    • Hidup bermasyarakat agar dapat memberikan manfaat kepada orang lain.
  6. Berlaku adil Perwujudan meneladani sifat Allah Swt. al-‘Adl, misalnya seperti berikut.
    • Tidak memihak atau membela orang yang bersalah, meskipun orang tersebut saudara atau teman kita.
    • Menjaga diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar dari kezaliman.
  7. Menjadi orang yang bertakwa Meneladani sifat Allah Swt. al-Ākhir adalah dengan cara seperti berikut.
    • Selalu melaksanakan perintah Allah Swt. seperti śalat lima waktu, patuh dan hormat kepada orang tua dan guru, puasa, dan kewajiban lainnya.
    • Meninggalkan dan menjauhi semua larangan Allah Swt. seperti mencuri, minum-minuman keras, berjudi, pergaulan bebas, melawan orang tua, dan larangan lainnya.

Melalui pengamatan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, atau mayarakat, sebutkan perilaku yang mencerminkan mengimani dan meneladani sifat Allah Swt. dalam Asm±ul Husna: al-Karim, al-Mu’min, al-Wakil, al- Matin, al-J±mi’, al-‘Adl, dan al-Ãkhir (masing-masing satu contoh dan boleh lebih dari satu).

Sumber:

Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10, Kemendikbud

(Visited 17 times, 1 visits today)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *