Warung sepi krn corona, apa yang aku lakukan?

Tidak pernah mengira bhw warung akan sesepi ini. Beberapa warung di kota Kediri bahkan memilih menutup sementara warung mereka.

Tapi apakah harus pasrah begitu saja? Saya terus kepikiran teman2 yang selama ini membantu di warung. Pengurangan jam kerja dan penambahan off otomatis memotong pendapatan mereka.

Di sisi lain saya terus bertekad agar warung tetap buka. Shg meskipun sedikit, tmn2 dan pastinya saya masih dapat pemasukan.

Namun kondisi benar2 sepi. Di akhit maret masih bisa berharap dari ojol. Namun mulai april, ojol makin sepi apalagi yang berkunjung langsung.

Yang saya lakukan untuk bertahan adalah pertama menawarkan menu paket hemat ke grup RW dan beberapa mall yang tidak terlalu jauh dari warung saya. Kebetulan juga harga ayam juga jatuh. Saya buat paket ayam geprek 8 ribuan!

Kedua, saya mencoba menawarkan naget tahu dan ayam. jika pesan per pcs, harga nya mulai 2rbn. Jika pesan langsung 1 loyang, harganya mulai 30rb.

Ketiga, saya menawarkan juga sayuran matang harga mulai 7rbn. seperti sayur lodeh, sop sayur, oseng mie sayur dll.

Kelima, saya menawarkan kue brownis kukus. Sementara ini terdapat 2 varian rasa yakni pandan dan cocholatos atau kombinasi keduanya. Harga mulai 20rb untuk 1 rasa. Dan 35rb untuk 2 rasa.

Keenam. Ini baru sebatas ide. munculnya pas mau subuhan kemarin. Pingin menawarkan jasa cleaning servis. Biar tmn2 waiter ada pemasukan tambahan. Tapi belum saya diskusikan dengan mereka.

ide2 yang sudah saya lakukan dari poin satu sampai lima saya tawarkan dengan sistem pre-order. Responnya belum terlalu menggembirakan. Tapi saya syukuri saja karena kondisi seperti ini semua orang pasti sedang berhemat juga untuk pengeluarannya.

Saya (dengan penuh hormat) menunggu ide-ide lain yang sekiranya bisa saya jalankan di pandemi corona ini.

Saya mengelola usaha restoran waralaba di kota Kediri yang di investori salah seorang kenalan. Selain itu, saya ada usaha kuliner lain join dengan 4 teman di salah satu mall di kota Kediri. Namun yang di mall ini harus tutup sampai tanggal 26 April 2020. Itupun belum ada kepastian kapan akan di buka kembali.

Aktifitas lain yang saya lakukan sambil menunggu tamu datang di warung adalah menyusun menu chinese food. Jika nanti ada kesempatan dan rejeki, saya ingin jualan nasi/mie goreng ala chinese food. Sebelum itu, saya harus menyempurnakan dulu resep2nya. Agar siapapun nanti koki yang masak, rasanya akan tetap konsisten.

Demikian cerita ringan dari saya. Semoga pandemi corona ini segera hilang. Amin.

(Visited 115 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

3 tanggapan untuk “Warung sepi krn corona, apa yang aku lakukan?

  • 12/04/2020 pada 07:20
    Permalink

    Idenya mas banyak sekali. Coba tularkan ke yg lain mas. Supaya semua bisa bertahan di tengah pandemi ini.
    Aamiiin untuk doanya.

    Balas
  • 13/04/2020 pada 05:57
    Permalink

    Ajak teman2nya nyampein ide juga masbro. Sambil belajar nulis sambil ibadah nyampein ide/informasi penting.

    Balas
    • 13/04/2020 pada 20:06
      Permalink

      Terima kasih. Kami ada wag. Biasanya kita ngobrol tukeran ide. Blnja yg tadinya lewat supplier, skrg krn sepi corona, kita blnja sendiri. Dll.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *