Alat Hidup

Sekarang sudah ada pesawat. Luar angkasa, juga di bumi. Sebelumnya mobil, motor, sepeda sebagai kendaraan. Perkakasnya sudah berupa robot. Pada awalnya dari batu. Di jaman purba.

Manusia sudah sempurna. Sebagai wujud. Dilengkapi pancaindera. Untuk melengkapai raganya. Yang menyatu dan merasakan. Setiap titik di tubuhnya.

Kenyataannya. Tubuh berakhir di kuburan. Di akhir hayatnya. Yang penggerak di dalamnya. Berpisah dengan alat penggeraknya.

Manusia berketurunan. Menciptakan alat penggerak untuk mempermudah hidupnya. Mungkin suatu saat nanti. Bukan hanya pesawat yang jadi alat geraknya. Planet-planet pun jadi tunggangannya. Pun demikian galaksi. Supercluster. Dan seterusnya. Seterusnya

(Visited 15 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *