Menikmati Kesadaran

Rasakan dengan sepenuh hati

Apa yang kau alami dalam hidup

Sertai dengan sebuah pemahaman

Bahwa Tuhan menciptakan itu semua

Rumitnya proses kehidupan

Dengan tanpa adanya celah keasalahan

Membuatmu terpana melihat itu semua

Sebutir atom pun kau sendiri takkan sanggup membuatnya

Perbedaan banyaknya elektron pun sudah membuat sebuah atom beda. Dengan yang lainnya

Saat dalam kesamaan unsur mereka berkumpul. Terjadilah sebilah besi. Sebutir emas. Sebongkah alumunium

Saat yang berbeda itu dipersatukan, dengan ikatan antar elektron. Dari berbagai macam unsur. Jadilah senyawa. Berlanjut menjadi protein. Kemudian dengan komposisi terntu terbentuklah DNA. Blue print kehidupan.

Akankah kehidupan itu muncul saat kesamaan itu dipersatukan. Seperti sebuah besi tadi. Tidak. Sekali-kali tidak.

Tapi saat ini manusia begitu bernafsu. Menyalahkan keberagaman. Menginginkan semua satu, dalam kesamaan pemahaman. Seperti pemahaman kelompoknya.

Mereka seolah tak sadar. Tuhan pun sudah menjelaskan. Tuhan menjadikan semua itu berbeda. Karena suatu tujuan. Untuk kehidupan itu sendiri.

Lantas kenapa manusia seolah lupa. Atau tak sadar. Dengan itu semua?

Ataukah mereka tahu? Tapi tak menjadi sebuah pemahaman. Bukan menjadi sebuah kesadaran.

Jadi, begitu pentingnya sebuah kesadaran. Untuk memahami itu.

Lantas kenapa kau belum sadar juga?

(Visited 19 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *