Dua Dalam Satu Tanggal

Hari ini: 20 September

Adalah hari ulang tahun kedua anak kami:

Muhammad Sabda Buana (5 tahun)

Kamila Eksha Marhamah (1 tahun)

Mereka berdua Allah tentukan lahir di tanggal yang sama. Untuk keberkahan, kecil-kecilan kami syukuran. Orang nyebutnya ulang tahunan, miladan. Di tempat tinggal kami. Daerah Lenteng Agung.

Tepat sehari sebelumnya, badanku rontok. Akumulasi berbulan-bulan sebelumnya diporsir. Kepala pening, badan meriang, dipegang bagian mana saja rasanya sakit. Malamnya dikerokin istri, tambah minum obat warung satu dikasih Ibu. Mendingan, bisa tidur.

Besoknya badan masih berasa gak enak. Tapi masih mampu keluar sekeluarga jam 9 pagi. Cari kue, yang fotonya sudah saya perlihatkan di depan.

Sepulang cari kue, keluar lagi karena ada janji dengan 1 sekolah. Tepat sebelum mereka pulang saya datang. Alhamdulillaah gak kehilangan waktu.

Pulang dari sekolah langsung ajak anak Jum’atan. Ajak anak tetangga satu.

Selesai jumatan minum obat lagi. Setengah jam kemudian badan sudah mulai berasa enakan. Bisa nyiapin untuk acara. Pasang alat-alat. Pasang layar, elektronik penampil audio-visual 3D, tiup balon, saound mix dll.

Istri pun kelihatan sibuk. Dari kemarin, bahkan seminggu sebelumnya sudah keliatan gairahnya. Kesenangan seorang ibu yang mau memberikan kesenangan ke anak-anaknya. Dia yang belanja ke sana kemari, untuk bahan membuat bingkisan. Makanan berat, jajanan anak, sekaligus urus anak. Untungnya pula tetangga sini pada saling bantu, minimal bisa titip anak. Makanya kami sekeluarga betah di sini. Alhamdulillaah nya lagi, Allah mulai melancarkan usahaku, jadi rizkinya ada untuk ini semua.

Ibuku, yang datang sejak 3 hari sebelumnya. Yang datang sambil bawa kado dari ponakanku di Poris-Tangerang. Yang badannya kurang fit pun ikutan sibuk. Membantu istri menyiapkan di dapur.

Tepat jam 4. Undangan anak-anak sudah berdatangan, sambil bawa oleh-oleh kado. Tetangga semua, teman sepermainan anak-anak. Bahkan ada juga orang tuanya. Mereka duduk rapi depan rumah, yang sudah kami pasang tikar.

Saya buka acara, meniru-niru keceriaan pembawa acara anak-anak. Diisi ucapan terima kasih pada yang datang, doa buat anak kami yang ultah, juga doa buat semua undangan yang datang. Kemudian potong kue sambil nyanyi-nyanyi. Yang sudah istri download sebelumnya tadi di HP. Diikutin sama yang hadir semua.

Selesai itu anak-anak langsung bergairah. Menunggu untuk segera nonton 3D. Sementara saya mempersiapkan peralatan, istri bagi-bagi kacamata di luar. Sekaligus foto-foto.

Acara nonton 3D pun dimulai. Senangnya hati, saat melihat anak-anak yang hadir senang. Teriak-teriak histeris saat ada yang menegangkan. Waktunya sudah selesai pun mereka seperti enggan untuk beranjak.

Tapi waktu kian sore. Saya hibur mereka, suatu saat nanti bisa nonton lagi. Ditambah setelah itu bingkisan dibagikan. keceriaan berulang lagi. Heboh lagi. Yang mau pulang, pulang. Tapi ibu-ibu yang ada makan bareng depan rumah, sisanya dibagi ke tiap rumah. Ibuku pun keliatan senang walaupun kadang masih ada sakit yang dirasa. Bisa bertemu cucu-cucu sekaligus merayakan hari jadinya.

Selesai sudah acaranya. Karena kondisi badan, sampai malam tak sempat lagi aku menulis. Esok harinya sambil kerja aku sempatkan membuat tulisan ini.

Selamat Ulang Tahun anak-anakku. Semoga acara ini Allah nilai sebagai bentuk rasa syukur. Yang jadi lantaran untuk menambah lagi nikmat keluarga kita. Semoga kalian panjang umur, banyak rizki, tumbuh dengan sempurna, lahir dan bathin. Disertai sifat soleh dan solehah, rajin, pintar dan sifat-sifat baik yang kalian perlukan untuk diterima baik oleh dunia, bekal nanti di akhirat, dan tentunya nilai baik dalam pandangan Allah SWT.

(Visited 56 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *