Dua Sisi

Selalu ada 2 sisi bertolakang mengiringi sejarah dunia. Baik-buruk, siang-malam, laki-laki perempuan, atas-bawah, surga-neraka dan lain sebagainya.

Wabah Corona (Covid-19) pun berefek sama pada dunia. Saat ini efek yang terasa adalah sisi buruknya. Ketakutan yang mengglobal terjadi serempak. Masing-masing tentu tak ingin terpapar, apalagi sampai dibuat sakit, atau bahkan meninggal karenanya.

Di sisi lain, ternyata efek positif dirasakan bumi dalam hal efek pencemaran. Ada laporan bumi sekarang sedang dalam posisi penyembuhan. Pabrik banyak berhenti beroperasi, secara tidak langsung polusi pun tertahan. Dari kendaraan, dari pemanasan dan dari aktifitas-aktifitas industri lain yang selama ini menyumbang pencemaran.

Bahkan ada peneliti yang menyampaikan: bahwa efek terhadap korban jiwa pun bisa diperbandingkan. Menurut mereka, bisa jadi korban jiwa akibat corona, masih lebih rendah dibanding nyawa yang terselamatkan setelah pulihnya udara bumi.

Mungkin ini analisa sementara, karena sampai saat ini pun kita tidak tahu sampai kapan wabah ini terjadi. Yang pasti trend nya meningkat akhir-akhir ini. Walau Tiongkok sudah ada pada trend penurunan dari sisi penderita, tapi di negara lain Italia malah melebihi Tiongkok dalam hal korban jiwanya. Di susul negara-negara lain yang tak kalah menderitanya.

Bahkan Amerika yang pada awalnya lebih percaya diri. Kini ternyata peningkatan penderita dan korban jiwa pun kian mengkhawatirkan. Demikian pula negara kita, sudah kian terasa efeknya di setiap lini. Terutama sisi ekonomi yang entah bagaiman bisa bangkitnya kembali.

Entah dengan cara apa wabah ini bisa ditahan. Mungkin kesadaran kita lah yang harus terus ditingkatkan. Sambil terus berusaha dan berdoa. Agar supaya Allah segera memberikan ampunan dan menghentikan musibah/ujian. Atau mungkin Allah punya rencana lain atas semua ini. Wallahu a’lam..

(Visited 12 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *