Maksimalkan Peran Wanita, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Riau Adakan Mentoring Bisnis

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:

Pekanbaru – Mentoring bisnis merupakan salah satu kegiatan bulanan yang merupakan bagian dari pelatihan keterampilan menjahit Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Riau.

Maksimalkan Peran Wanita, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Riau Adakan Mentoring Bisnis

Mentoring bisnis bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat dalam berwirausaha. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Jahit Jl. Srikandi Perumahan Flamboyan 4 pada tanggal 01 September 2022 Dengan mengangkat Tema “Tips Menjadi Wanita Mandiri” dengan mengundang Narasumber Yulmiati selaku Owner dari On Chicken.

Yulmiati sebagai bisnis women dihadirkan untuk memberikan pengalaman serta memberikan motivasi agar penerima manfaat dari pelatihan keterampilan menjahit lebih bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam masa pelatihan dan membuka mindset setelah pelatihan harus mampu membuka usaha sendiri sehingga bisa lebih mandiri dan memaksimalkan perannya sebagai perempuan.

“Perempuan dizaman sekarang harus punya iman, ilmu dan keahlian agar mampu menjadi perempuan yang mandiri. Sehingga ketika terjadi sesuatu hal di masa depan yang tidak kita harapkan, kita sudah mandiri dan mampu bertahan dengan segala kondisi dan bisa membantu orang disekitar kita”. Pesan Yulmiati saat mentoring bisnis.

Mayang Sari salah satu penerima manfaat pelatihan keterampilan menjahit ingin mengetahui tips memunculkan keberanian untuk memulai berbisnis dari Yulmiati selaku Bisnis Women.

“Bagaimana cara memunculkan semangat dan keberanian untuk membuka usaha bagi perempuan”

Maksimalkan Peran Wanita, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Riau Adakan Mentoring Bisnis

Yulmiati dengan tegas dan jelas menjelaskan kiat-kiatnya dalam berbisnis selama ini.

“Untuk memulai membuka usaha kita harus berani dan mau mencoba, yang paling penting harus percaya diri dan percaya bahwa rezeki Allah itu akan ada bagi hamba-nya yang mau berusaha, kemudian dari produk yang akan kita jual pengemeasan juga sangat perlu diperhatikan dan yang bagus karena itu juga akan menjadi perhatian bagi konsumen kita nantinya. Nah untuk di bidang menjahit, setelah pelatihan harus berani mengambil orderan dan harus lebih kreatif lagi dalam membuat bajunya agar banyak yang tertarik, dan kita yang menjahit juga harus pakai baju yang bagus hasil dari jahitan kita, jadi saat ada yang liat terus tertarik itu bisa dijadikan sebagai bentuk promosi kita. Apalagi dengan perkembangan media sosial kan ya, mulai dari Facebook ataupun Instagram nah disitu juga bisa jadi lahan untuk promosi hasil jahitan kita apalagi disini usianya muda muda semua dan masih produktif”.

Abdul Ghofur selaku kepala bidang pendayagunaan mengucapkan terimakasi kepada Yulmiati atas kesediaan menjadi Narasumber dalam Mentoring Bisnis bulan ini.

“Terimakasih Bu saya ucapkan, semoga apa yang sudah di sampaikan tadi bermanfaat untuk kita semua dan memberikan semangat ya khususnya bagi penerima manfaat dari program pelatihan menjahit IZI Riau sehingga setelah pelatihan ini tidak berhenti sampai disini saja tetapi bisa membuka usaha dan membatu perekonomian bagi keluarganya”

Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata dan foto bersama Penerima Manfaat Pelatihan Rumah Jahit Inisiatif Zakat Indonesia Riau.***

Sumber : Humas Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Riau / Ghofur

(Visited 8 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.