Mengurut Masalah

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:

Sebenarnya sering kita mengalami ini. Akan mendapat hikmah yang sama. Walau dengan peristiwa yang berbeda.

Untuk berfungsinya suatu alat. Semu komponen yang membentuknya harus pada kondisi normal. Tempat dan fungsinya sesuai peruntukan. Dan jembatan penghubung antar bagian itu tidak ada yang putus.

Bagi yang awam akan suatu alat. Di mana alat itu terdiri dari berbagai komponen seperti disebutkan di atas. Maka pertama kali mengalami masalah pada alat itu. Tentu akan coba-coba memperbaiki. Jika tidak berhasil, jalan akhir akan menyerahkan ke service centernya.

Kalau kita langsung melihat cara memperbaikinya. Sedikit banyak akan tahu bagian-bagian penyusunnya. Dan akan ditunjukkan oleh yang servicw bagian apa yang rusak. Serta bagaimana memperbaikinya.

Suatu saat alat itu rusak lagi. Percobaan awal kita untuk memperbaiki tentu beda kualitasnya dengan sekarang. Apalagi kalau pernah melihat cara memperbaiki semua komponen. Bisa-bisa kita menjadi ahli di bidang satu alat itu.

Namun saat kita baru tahu nama satu dua atau komponen. Dan hanya sekilas mengetahui cara memperbaikinya. Apalagi kalau tidak ada keberanian memperbaiki. Maka sulit rasanya untuk tahu akar permasalahan alat itu rusak.

Tempat service pun tentu ada beda kualitas. Antara service center dengan service campuran. Antara penguasaan pengetahuan. Juga alat dan sparepart yang tersedia.

Bagaimana dengan bengkel hati/jiwa?

(Visited 1 times, 1 visits today)
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *