Yang Tersisa

Jika merasa dunia bisa kau taklukkan atas hasil upayamu semata. Jika kebaikan ditujukan untuk mencari simpati dunia. Jika membantu sesama sekedar berharap pujian saja. Maka masih adakah pahala yang tersisa untuk dibawa pulang nanti?

Jangan-jangan yang kau bawa hanya cerita saja. Sekumpulan amal yang awalnya sebuah harapan. Untuk memberatkan timbangan kebaikan.

Nyatanya imbalan itu semua telah kau dapatkan. Atas senangnya rasa dipuji. Bangganya kala dipuja. Atau berupa jabatan yang kau dapat, dari suap di bawah meja. Adakah sekelumit keikhlasan menyertai itu semua?

Alangkah menyesal perasaanmu nanti. Jika jerih payah kebaikan itu tak tersisa. Sebesar zarrah terlalu banyak di sisi kelammu. Yang jadi sebab kau diperkenalkan panasnya api neraka. Tapi tetap saja siksaan itu kau rasakan juga.

Walau ada harapan atas salah satu keyakinan. Yang menyatakan suatu saat kau akan dipindahkan ke surga jua. Jika hukuman sebesar zarrah itu telah diselesaikan.

Maka sebelum itu semua terjadi. Cobalah sekarang diubah. Hanya Allah lah tujuan itu semua. Semata karenaNYA kau persembahkan amal baikmu itu.

(Visited 17 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *