Level Ujian

Kehidupan tak ubahnya seperti pendidikan di sekolah. Di sana ada pembelajaran. Ada ujian. Ada penilaian. Dan ada hasil yang diraih.

Jika tidak ada kesenangan dan kesusahan. Bagi Sebagian orang mungkin tidak perlu ada sekolah. Karena baginya, menempuh pendidikan ke level yang lebih tinggi. Semata karena ada harapan.

Dengan nilai ijazah baik, artinya hasila ujian baik. Maka akan mudah bekerja/berusaha. Ujungnya akan mudah mendapatkan uang. Mudah pula mendapatkan kesenangan. Kesenangan yang bisa dibeli dengan uang.

Tapi bagi sebagian yang lain. Tentunya pendidikan tak semata ditujukan untuk materi semata. Di sana ada pencarian. Berburu ilmu untuk mencari jati diri. Menguak misteri Sang Ilahi. Menjadi bekal untuk bertemu denganNYA.

Pun demikian dalam kehidupan. Jika tak ada pengetahuan tentang adanya surga dan neraka. Mungkin malas juga orang diuji dengan kehidupan. Tak akan tahan dicoba dengan tempaan kehidupan.

Dan derajat atau tingkat kesulitan menempuh ujian itu memperlihatkan capaian ruhani yang bersangkutan. Lihat saja para nabi, dan manusia-manusia besar lainnya. Contoh terdekat bagi umat muslim adalah Nabi Muhammad. Bagimana beliau sepanjang hidupnya ditempa dengan sedemikian hebat. Dan tentunya itu berkaitan denga apa yang akan beliau emban dalam hidupnya.

Hampir tak mungkin orang yang sepanjang hidupnya senang, akan membawa perubahan yang berati untuk dunia. Dalam arti sebagai pemimpin perbaikan, dari kerusakan dunia pada zamannya. Karena untuk misi itu. Tentunya banyak rintangan yang memerlukan kekuatan hati.

Maka bersabarlah wahai para calon pemimpin perbaikan. Saat kesulitan itu datang menghampiri. Bahkan mungkin datang silih berganti. Maka kuatkanlah jiwa itu. Hadapi semua ujian itu. Sampai suatu saat nanti. Hasil perjuangan hidupmu akan berbuah kebahagiaan. Di alam sekarang, maupun alam nanti.

(Visited 11 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *