Contoh Cerita Liburan Sekolah di Saat Pandemi Covid-19

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Liburan semester 1 (ganjil) tahun ini, saya tidak pergi ke mana-mana. Saya berdiam saja di rumah, sekali-kali membuka buku pelajaran, membaca buku cerita, sisanya membantu kegiatan ibu. Bertepatan dengan masih adanya pandemi Covid-19, otomatis warga pun termasuk saya memilih untuk tidak bepergian ke mana-mana.

Untuk Buku Pelajaran, saya mudah saja membacanya. Bahkan jika tidak sedang membawa Buku pun. Karena saya suka membaca online di situs jurnalismewarga.net, teman-teman pun bisa membacanya link di bawah ini, tinggal memilih saja Buku mana yang mau dibaca:

Buku Sekolah Elektronik

Kegiatan saya di rumah termasuk membantu ibu mencuci piring, pakaian, setrika baju bahkan ikut belajar memasak. Sebenarnya kegiatan seperti itu sudah biasa saya lakukan, di saat masa belajar sekolah aktif. Namun saat liburan, kegiatan itu seperti menemukan waktunya yang tepat.

Selain kegiatan di atas, tentunya sesuai dengan kebiasaan di lingkungan sekitar kebanyakan, anak-anak seperti saya belajar mengaji. Hanya saja karena pandemi, belajar mengaji tidak sebebas dulu lagi. Terutama setelah mengaji dulunya senang sekali kami bermain bersama teman, kini kegiatan seperti itu lebih dibatasi.

Kegiatan pagi dimulai biasanya jam 4 Pagi, saat Ayah dan Ibu membangunkan keluarga serumah. Musholla yang deket rumah adalah tujuan pertama kami tiap hari. Selepas dari Musholla, kami pergi berolah raga lari dan jalan kaki di sekitar rumah. Di lanjutkan dengan sarapan pagi.

Saya suka sekali saat suasana sepert itu, Ibu yang pintar memasak membuat kami betah berkegiatan di rumah. Walau sesekali kami pun makan di luar, untuk menyegarkan suasana.

Selepas sarapan biasanya Ayah langsung pergi berangkat kerja, jika kantor mengijinkan. Tapi kadang beberapa hari lamanya Ayah kerja dari rumah, seperti kebanyakan pekerja lain selama pandemi ini.

Ada suka dukanya dengan suasana pandemi ini. Ayah yang begitu baik sama kami sekeluarga, tetap bisa menemani kami di rumah. Kami bermain bersama, bernyanyi bersama, belajar bersama. Tentunya semua kegiatan itu setelah Ayah menyelesaikan pekerjaannya.

Saat Ayah diminta berangkat ke kantor, ada satu kegiatan yang biasanya menjadi rutinitas saya. Yaitu mengingatkan Ayah perbekalannya bekerja. Selain tumpukan kertas kerjanya, Ayah kini memasukkan juga sejadah kecil di tasnya, ditambah hand sanitizer, kadang ditambah masker cadangan. Bekal-bekal itu yang kadang saya masukkan sendiri ke tasnya, kalau Ayah lupa.

Sepulang kerja, Ayah biasanya oleh-oleh untuk kami. Tapi kalau tidak bawa pun, senyuman hangatnya lebih kami sukai – – rasanya begitu menyenangkan. Mungkin itu yang membuat Ibu dan kami anak-anaknya begitu menghormati Ayah.

Malam-malam sebelum tidur, biasanya kami nonton bersama. Atau kadang Ayah dan Ibu bergantian mendongeng untuk kami. Pandemi memang begitu berat dilewati, tapi kebersamaan ini sepertinya yang membuat kami tetap bahagia.

_ _ _ _ _ _ _

Itulah salah satu contoh menulis dengan tema liburan sekolah saat pandemi Covid 19. Tulisan di atas hanya karangan saya saja (bukan cerita nyata), sekedar untuk membantu Adik-adik saat ada tugas menulis untuk menceritakan libur sekolah.

Namanya contoh berarti jangan disalin persis, tapi Adik-adik bisa menyesuaikan dengan pengalaman masing-masing. Contoh di atas sebagai ide awal, di saat Adik-adik masih bingung mau menulis apa.

Saya pun pernah menulis pengalaman nyata dari kehidupan kecil saya, lebih tepatnya saat libur sekolah kenaikan kelas – – dari kelas 4 ke kelas 5. Pengalaman yang tak mungkin bisa dilupakan, dan sangat mendebarkan. Berikut adalah ceritanya:

Cerita menegangkan, Usia SD kelas 4 naik kelas 5, Pulang Sendiri dari Jakarta ke Daerah Surade-Jampang Kulon, Sejauh hampir 300 Km

Berkunjung ke Monas (Monumen Nasional) dengan Berbagai Cerita yang Menarik dan Menyenangkan

Di bawah ini ada juga contoh lain (bukan tulisan saya) kisah nyata saat liburan, dan cerita-cerita lainnya yang menarik saat sekolah – – tulisan-tulisan peserta lomba menulis di web Jurnalismewarga.net ini:

  1. Cerita Liburan Sekolah dengan Membantu Ibu di Rumah
  2. Kau Tetap Sahabatku
  3. Cerita-cerita Siswa SDIT Bina Lestari-Cikarang
(Visited 7.722 times, 1 visits today)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *