Dengarkanlah Hati Nuranimu, Lantas Lakukan Petunjuknya

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Nurani..

Ia adalah kebenaran yang tersembunyi,

Ada dalam setiap diri manusia,

Saat kapan pun ia berkehendak melakukan suatu tindakan,

Petunjuk yang sepatutnya diikuti,

Yang akan memberikan pilihan terbaik,

Dan diridhai Tuhan,

Saat manusia sudah dewasa,

Atau baligh menurut istilah agama,

Maka, tanggung jawab akhlak sudah ada pada pundaknya,

Maka selayaknya, ia memutuskan hal apa pun sesuai dengan kehendaknya,

Kehendak nurani yang mengarah pada jalan Tuhan

Sebab jika masih mendengar godaan, atau permintaan orang lain,

dan tau itu tak sesuai dengan nilai-nilai kebenaran,

Apakah lantas orang yang menggoda itu akan ikut bertanggungjawab?

Jika suatu waktu hasil perbuatan itu berbuah keburukan?

Tidak, tentu jawabannya tidak..

Masing-masing akan mempertanggungjawabkan perbuatannya,

Yang menggoda, tentu ia pun akan menerima hukumannya,

Sebagai akibat ia meminta orang lain, untuk melakukan hal yang tak patut dilakukan,

Tapi yang digoda pun, tentu akan menerima akibat buruk perbuatan itu,

Jika ia tidak melakukan perlawanan, atas godaan untuk perbuatan jahat itu

Maka dari itu, ingatlah ke depan

Ke masa keabadian

Masa di mana kita tak mungkin lagi bisa kembali

Saat di mana sesal tak lagi berguna

Karena saat itu adalah waktu

Di mana hasil amal selama di dunia diperlihatkan

Dan keadilan ditegakkan – – dengan seadil-adilnya

Janganlah tergoda kenikmatan yang sementara waktu

Yang rasa nikmatnya pun hanya sepintas saja

Apalagi rasa nikmat yang tak jelas bentuknya

Rasa bangga berlebih, ingin dipuji, haus dipuja

Itu tak lain hanyalah, godaan nafsu semata

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *