Kamu Baik

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:

Siapa?

Kamu, Semua, yang menonton dan membahas tentang sang Legenda itu.

Kok bisa? Sok tau kamu 😁

Ada dalilnya nih. Menurut saya, sekali lagi ini sudut pandang saya 😊. Kenapa kamu disebut baik? Ya, Karena yang sedang dibahas ini adalah orang baik.

Orang yang mau tahu cerita orang baik. Setidaknya kan dia tertarik hal-hal yang baik. Atau awalnya jahat mau berubah baik. Atau mungkin juga sih, orang beneran jahat mau cari kelemahan orang baik 😁

Itu pun jika benar beliau ada. Atau mungkin sudah ada, atau pernah ada, atau akan ada.

Setidaknya ada alasan kamu betah di sini. Bisa jadi karena kamu menganggap diri sebagai yang Terpilih itu. Atau penasaran kenapa ramai di sini di situ? Atau kamu mengenal sosok yang mirip dengan ciri-cirinya beliau itu.

Makin ramai yang ngaku makin bagus. Berarti banyak orang yang berhati halus. Yang sebel sama orang yang berakal bulus. Yang di pikirannya hanya fulus dan fulus.

Bukan hanya karena itu berita bagusnya. Karena dengan banyak yang merasa benar keasliannya. Maka tentu baik juga bagi Sang Legenda. Tandanya nanti banyak yang akan membantunya.

Tapi ada 1 yang kamu lupa. Wahai orang-orang baik. Yang betah nonton berjam-jam. Sampai list channel yang disubscribe tak terbilang.

Ini nih ciri-ciri kamu πŸ˜€

Di channel sana serasa yang diceritakan kamu. Di chanel sini kayaknya cocok sama kamu juga. Channel satunya lagi kok kamu sepertinya yang disapa. Akhirnya semua yang bercerita Sang Legenda, kamu selalu tunggu dengan setia.

Entah karena sudah tak ada lagi hiburan. Gak tau karena Corona perginya pelan-pelan. Mungkin juga karena ekonomi serasa gak jalan-jalan. Padahal modal usaha sudah habis untuk pungli yang minta jajan.

Yang pengusaha ada cerita investasinya rugi. Yang pekerja sebab nangisnya lain lagi. Bukan karena pacar/istri ninggal pergi. Tapi kenapa dari kantor gajinya sedikit yang dibagi?

Padahal cicilan datang saban waktu. Yang bukannya sekarang dibayar bulan depan istirahat dulu gitu. Ini malah kalau debt collector datang bukannya ikut terharu. Yang ada kalau adu mulut siapa yang salah gak ada yang ngaku.

Habis nonton tulisan ini kamu jadi garuk-garuk kepala. Atau mungkin lagi nonton pun kamu ternganga. Kok kenapa si admin ini tebakannya nyata. Serasa nonjokin isi dada.

Kamu gak usah heran apalagi mikirin. Ini admin bukan sembarang admin. Tapi admin yang sudah ngalamin panas sekaligus dingin. Bagaimana hati bahagia tapi kok keadaan kayak orang kismin, eh miskin.

Kamu sekali lagi jangan aneh. Ya karena bahagia itu gak selalu harus punya harta tapi nyeleneh. Bagimana gak nyeleneh? Katanya ia kaya? tapi orang miskin di sekitar rumahnya malah tak parnah ditoleh.

Udah ah ya, kamu kalau udah baca tulisanku nanti jadi rindu. Kalau sewaktu-waktu aku tak menyambangimu. Bukan karena aku tak menyayangimu. Ini lagi setoran kerjaan terburu-buru.

Kerjaan sih gak ada yang maksain. Orang kerjaan ini juga aku sendiri yang bikin-bikin. Bikin lomba menulis harusnya udah dari tadi disiapin. Eh ada aja yang harus disempurnain.

Makanya kalau kamu mau ikut mendukung. Nanti kalau lombanya udah live kamu harus gabung. Kalau kamu bukan guru yang harus buat soal baca atau hitung. Ya kamu minta anak/saudaramu yang belajar untuk menjawab supaya gak bingung.

Minimal kamu bantu share atau linknya bagiin. Kalau ini sukses kan lomba buat kamu juga bisa aku bikin. Yang ide lombanya gak sekarang aku ceritain. Biar kamu tak bosan untuk nungguin πŸ˜πŸ™

(Visited 22 times, 1 visits today)
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.