Menyambung Rasa

Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Dimulai dari sebuah pemantik. Ide hari ini muncul begitu saja. Tanpa memberi kesempatan apa pun untuk merubahnya. Maka kami segera persiapkan bekal dan apa pun yang dibutuhkan untuk itu.

Pakaian anak-anak, yasin, powerbank, kabel data dan macam-macam lainnya kami persiapkan. Setelah siap semua, kami pun berangkat. Dengan tujuan pertama adalah TPU daerah Pekapuran-Depok. Tempat pemakaman kedua orang tua istriku. Untuk berziarah setelah sekian lama kami melakukannya.

Karena tidak berdampingan, walau satu TPU, kami berdoa, membaca yasin dan tahlil di kedua makam itu. Berdoa supaya ahli kubur, juga leluhur-leluhur kami yang sudah lebih dulu meninggal. Untuk diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat yang paling baik di alam persinggahannya.

Kami pun berdoa untuk diri dan keluarga sendiri. Berdzikir dan beristighfar, supaya kami bersih dari dosa-dosa yang melekat. Sehingga tak ada halangan apa pun untuk menggapai kehidupan yang lebih baik. Dan sesuai dengan tuntunan dan ridhoNYA.

Suasana TPU, tempat pemakaman kedua orang tua istriku

Dan ajaibnya. Setelah proses ziarah itu selesai. Saat kami berjalan ke parkiran, masih di lingkungan TPU itu. Ibuku menelpon. Dari obrolan itu ternyata aku baru tahu. Ternyata Ibuku juga sedang ada di makam ayahku. Berziarah di waktu yang sama, dan tempat yang berbeda denganku.

Selesai berziarah, kami arahkan kendaraan ke daerah Kemang-Bogor. Tempat di mana kakak iparku membeli tanah, dan membangun rumah di atasnya. Sudah lama juga kami tidak berkunjung ke sana. Terakhir kalau tidak salah pada saat arisan, atau saat kami masih tinggal di Bojonggede. Agak lama juga kami di sana, dari semenjak Ashar sampai Isya menjelang.

Di rumah kakak ipar

Dan akhir dari perjalanan hari itu. Adalah tempat pamanku tinggal, daerah Parung-Bogor. Tadinya kami mau mengunjungi sekalian mau tahu rumah baru paman yang baru ditinggali. Tapi karena paman dan keluarga sedang ada rumah mertuanya yang sedang tahlilan. Maka kami pun berkunjung ke acara itu.

Bersama keluarga paman

Selesai dari acara itu, kami pun pulang ke rumah. Dengan menyimpan suasana hati yang berbeda. Dari sebelumnya.

(Visited 37 times, 1 visits today)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *