Untuk Diri

Ini adalah nasihat buatku sendiri. Penguat dari niat. Yang kadang hanya sebatas angan. Yang kadang muncul ragu walau hanya sekedar sharing ide. Khawatir akan cemoohan. Takut akan cibiran. Padahal aku sendiri sadar. Ada banyak contoh dalam sejarah peradaban. Pendobrak kebuntuan awalnya adalah sebuah keinginan. Dari seorang yang awalnya tidak diperhitungkan.

Kukuatkan diri melalui fikiran, yang dituliskan. Dengan harapan ini pun akan memberi manfaat. Bagi siapa pun yang mengalami hal yang sama. Untuk tidak ragu apalagi bimbang. Untuk segera melangkah jika tujuan sudah ada dalam iradah.

Aku sendiri sudah melangkah. Dan sudah lumayan jauh dari titik permulaan. Tapi dalam proses sebuah perjalanan. Tentu dihadapkan pada sedemikian banyak rintangan. Dan tentunya perlu diri kembali menumbuhkan kekuatan. Agar langkah yang sudah dimulai tidak berhenti di tengah jalan.

Wahai engkau diri yang tak bisa berdiri sendiri. Ikatlah niat baikmu sampai di palung hati terdalam. Pupuklah ia dengan mengulang kembali bayangan. Harapan dari semua niatmu itu.

(Visited 8 times, 1 visits today)
Bagikan tulisan dengan klik ikon di bawah ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Asep Ma'mun Muhaemin

Asep Ma'mun Muhaemin

Saya membuat situs jurnalismewarga.net ini dengan 1 visi 1 misi : Persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *